5/5 - (6 votes)

Deskripsi Singkat Buku Jalan Cinta Para Pejuang

Judul Buku          : Jalan Cinta Para Pejuang

Penulis                 : Salim A Fillah

Penerbit              : Pro-U Media

Tahun Terbit      : 2015

Jumlah Hlm         : Halaman

Genre                  : Islami

Foto ini milik tokobuku.co.id

Buku ini terdiri dari 3 langkah:

  1. Langkah pertama: dari dulu beginilah cinta, akar sesat pikir dalam cinta yang menyengsarakan jiwa.
  2. Langkah kedua: dunia kita hari ini, bingkai jalan cinta.
  3. Langkah ketiga: jalan cinta para pejuang, 4 mata cinta.

Awal saya membeli buku ini dikarenakan ketika itu saya amat tersentuh dengan ceramah Ustaz Salim A Fillah yang menyentuh dan amat menyentuh hati sekaligus lucu dalam satu waktu. Lalu bersama salah satu teman kuliah saya, kami bergegas ke Toga Mas Semarang karena di toko buku ini selalu menyediakan diskon hingga 25 persen. He-he-he.

Ketika membaca judul bukunya, saya berpikir ini adalah buku jalan cinta yang berada di jalur yang semestinya. Namun juga menceritakan secara detail mengenai definisi pejuang cinta yang sebenarnya, juga jalan cinta yang ditempuh para pejuang cinta tersebut.

Kesan Membaca Buku Jalan Cinta Para Pejuang

Hal pertama yang saya kagumi dari buku-buku Ustaz Salim adalah bahasanya yang indah, puitis tapi masih bisa dipahami. Membaca buku Jalan Cinta Para Pejuang membuat saya menambah pengetahuan lebih luas kosakata-kosakata yang sebelumnya belum pernah terdengar di telinga saya. Cara menceritakannya pun tidak terdengar menggurui. Menyentil namun tidak terdengar menyindir-nyindir. Saya bahkan menemukan banyak sekali puisi dan syair-syair indah yang berserakan di setiap babnya.

Menurut saya, buku ini tidak  kaku. Sebab, tak hanya menceritakan dengan satu sudut pandang saya—yaitu agama Islam, namun juga menceritakan tentang kisah cinta yang ditulis oleh para penulis Barat sebagai bentuk perbandingan. Tidak anti, namun juga tidak diserap secara cuma-cuma.

Buat kamu yang benar-benar ingin tahu makna pejuang cinta dan memperjuangkan cinta yang sesungguhnya, nampaknya buku ini sangat cocok untuk kamu teguk perlahan-lahan. Saya sarankan, bacanya pelan-pelan, resapi setiap kalimatnya dengan hati yang tenang, serap dengan jiwa yang lapang. Sebab, buku ini memang agak sulit dipahami dalam sekali baca.

Baca Juga : Review Novel Burlian Karya Tere Liye