Catatan Perjalanan 3
Rp 57.000
Tulisan di buku Catatan Perjalanan 3 ini dibuat penulis sepanjang tahun 2020, tahun di mana wabah pandemi mulai merebak dan memasuki benua Eropa. Antrian masuk supermarket, semua orang mengenakan masker, serta beberapa bahan kebutuhan pokok habis diborong orang adalah fenomena yang disaksikan di awal bulan pandemi. Mungkin mirip suasana perang atau depresi ekonomi di zaman dulu.
Description
Tulisan di buku Catatan Perjalanan 3 ini dibuat penulis sepanjang tahun 2020, tahun di mana wabah pandemi mulai merebak dan memasuki benua Eropa. Antrian masuk supermarket, semua orang mengenakan masker, serta beberapa bahan kebutuhan pokok habis diborong orang adalah fenomena yang disaksikan di awal bulan pandemi. Mungkin mirip suasana perang atau depresi ekonomi di zaman dulu.
Semua pasti mengandung pembelajaran buat kita semua. Mari kita renungkan dalam-dalam agar kita tidak biarkan pandemi berlalu tanpa kita meraup hikmah dan pengajaran dari-Nya. Karena perjalanan masih panjang, dan kematian bukanlah akhir dari segalanya, dia adalah sebuah pintu gerbang memasuki kehidupan lain dan seterusnya.
Penulis berharap dapat menuliskan semua kisah, sebagai sebuah kesaksian betapa hidup Dia Yang Mengatur, karenanya semua indah saja.
So, sit back again and enjoy the ride. Nikmati setiap halaman perlahan-lahan. Lihat tema mana dalam daftar isi yang paling sesuai dengan kebutuhan situasi saat ini. Barangkali, ada sebuah hikmah, yang sama-sama bias kita raih.
Salam Hangat Dari Amsterdam



















